Empat Tokoh Inspiratif Seni Adat, Sosial, dan Pengajaran Bisa Penghargaan MURI

Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) memberikan penghargaan untuk empat sosok inspiratif yang berhasil mengukir prestasi di bidang keahlian masing-masing, mulai dari kelompok kemanusiaan, seni adat istiadat, dan pengajaran.

Rekor pertama diberi kepada film “Before, Now, & Then (Nana)” produksi Fourcolours Film dan Titimangsa Foundation, yang disutradarai oleh Kamila Andini. Slot Waxwin Film yang dibintangi Happy Salma, Ibnu Jamil, Arswendy Beningswara Nasution, dan Laura Basuki itu, mengangkat info-info yang berhubungan dengan perempuan.

“Suatu kehormatan bagi saya, lebih-lebih ketemu lagi dengan pak Jaya Suprana (pendiri MURI), seorang amat jenius, cerdas, banyak hal menjalankan untuk Indonesia,” kata Produser Film Jais Darga, lewat keteraangan tertulis di Jakarta, Sabtu, 17 September 2022.

Menurut ia, Film Before, Now, & Then (Nana) yang diadaptasi dari novel roman biografi dirinya berjudul Jais Darga Namaku itu ialah kado terakhir yang dipersembahkan untuk almarhum ibundanya, rtp slot maxwin Raden Nana Sunani, yang wafat tiga tahun lalu. Kecuali itu, ia juga berharap memperlihatkan kehidupan masyarakat Sunda yang hakekatnya.

“Sebab orang Sunda sendiri terkenalnya dengan bodor-bodoran, jadi seandainya orang Sunda bertemu lebih dua orang pasti heboh. Aku berharap memperlihatkan kepada generasi muda bahwa ini lho Sunda seperti itu,” ujarnya.

Rekor kedua diberi untuk karya memasak secara daring oleh keluarga terbanyak ialah menempuh 1.245 peserta. Slot Gacor Terbaru Rekorisnya ialah Nizamia Andalusia School Jakarta.

Kemudian, rekor ketiga diberi untuk karya yang mengusung konsep wakaf aplikasi ekosistem masjid pertama yang dijalankan oleh GEW Foundation.

Sementara rekor keempat diberi untuk Rainier Wardhana Hardjanto, seorang remaja Indonesia pertama yang meluncurkan sumbangan sumbangan lewat platform NFT bagi penyandang disabilitas.

Rainier yang masih berusia 16 tahun itu semenjak tiga tahun lalu tersentuh saat memperhatikan buah hati-buah hati tuna rungu, tuna wicara, dan buah hati dengan keadaan down syndrome Daftar Slot Terpercaya Namun, mereka selalu memperlihatkan wajah senang dan berlapang dada.

Rainier malahan datang ke acara yang diadakan oleh Yayasan ISDI (Ikatan Sindroma Down indonesia) dan POTADS (Persatuan Orang Tua Kecil Dengan Down Syndrome), dalam rangka memperingati Hari Down Syndrome Dunia tahun 2019.

Ia kemudian menjadi pendiri dan penggagas NFT amal pertama di Indonesia ini malahan berdonasi sembilan lukisannya di acara bertema Lelang Amal untuk membangun Training Centre kepada buah hati-buah hati down syndrome yang diadakan di Plaza Indonesia.

“Kami bangga bertemu dengan orang-orang hebat, orang kreatif dan tangguh yang bermanfaat untuk kemajuan bangsa. Indonesia butuh orang-orang seperti yang terpilih hari ini, agar bangsa kita tak tertinggal bangsa lain,” kata Pemrakarsa Museum Rekor Indonesia Jaya Suprana.