Kisah Muhammad Ali Sang Legenda Tinju

Muhammad Ali (lahir Cassius Marcellus Clay Jr. 17 Januari 1942 – three Juni 2016) adalah mantan petinju profesional Amerika yang dikenal luas sebagai salah satu tokoh olahraga paling penting dan terkenal di abad ke-20.

Kisah Muhammad Ali Sang Legenda Tinju

Sejak awal karirnya, Ali dikenal sebagai sosok yang inspiratif, kontroversial dan berpengaruh baik di dalam maupun di luar ring

Ia dilahirkan untuk Cassius Marcellus Clay dan Odessa Grady Clay. Menariknya, baik ayah maupun ibunya bukanlah petinju. Cassius Marcellus Clay adalah seorang pelukis situs judi slot billboard, sedangkan ibunya hanyalah seorang ibu rumah tangga biasa.

Karir Tinju

Karier tinjunya berjalan mulus. Pada tahun 1959, ia memenangkan turnamen Sarung Tangan Emas Nasional dan juara nasional Persatuan Atletik Amatir juga berada di kelas yang sama.

Disusul dengan medali emas pada Olimpiade di Roma tahun 1960. Setelah itu, Ali memutuskan untuk meninggalkan dunia amatir untuk menjadi petinju profesional.

  • Ali membuktikan kemampuannya dengan memenangkan 19 pertandingan profesional pertamanya, 15 di antaranya dengan KO.
  • Gelar juara dunia pertamanya diraihnya pada 25 Februari 1964.
  • Ali yang saat itu masih bernama Cassius Clay keluar sebagai pemenang atas juara kelas berat Sonny Liston.
  • Pada 25 Februari 1964, ia memenangkan gelar dunia pertamanya setelah mengalahkan juara kelas berat Sonny Liston.
  • Ali menang KO di ronde ke-6, setelah Liston tidak mampu melanjutkan pertarungan di ronde ketujuh.
  • Tahun ini, Ali memilih memeluk Islam dan resmi mengganti namanya dari Cassius Clay menjadi Muhammad Ali.

Meninggal Karena Penyakit Parkinson

Muhamad Ali, yang meninggal pada 2016 pada usia 74 setelah pertempuran panjang dengan penyakit Parkinson, membuat sejarah di atas ring sebagai petinju kelas berat.

Tapi dia juga meninggalkan warisan abadi sebagai aktivis hak-hak sipil dan kebanggaan kulit hitam, serta kritikus yang blak-blakan: dari Perang Vietnam hingga pemain sandiwara dengan bakat berbicara sampah.

– Seorang penggemar Muhammad Ali memperoleh bagian penting dari memorabilia tentang dia: rumah masa kecil sang legenda tinju.

Agen actual estate Dave Lambrechts mengatakan kepada The related Press pada hari Selasa bahwa investor real estate Las Vegas Jared Weiss membayar $70.000 untuk sebuah rumah kecil bercat putih dengan teras kecil di West Louisville. Itu adalah rumah terkecil di kompleks itu.

“Orang itu (pembeli) adalah penggemar berat Ali. Itulah yang mendorongnya untuk membeli rumah itu,” kata Lambrechts.